Masa Depan Mees Hilgers: Antara Impian Besar dan Jalan Realistis

admiin
26 Agu 2025 18:20
Olahraga 0 280
2 menit membaca

PerKlik.com – Masa depan bek keturunan Indonesia, Mees Hilgers, masih diselimuti tanda tanya besar jelang penutupan bursa transfer musim panas 2025. Pemain berusia 24 tahun itu sudah sejak Desember lalu mengungkapkan keinginannya mencari tantangan baru di luar FC Twente, klub yang telah ia bela sejak menimba ilmu di akademi. Namun, hingga kini, langkah yang diharapkan tak kunjung terwujud.

Sejumlah klub Spanyol dan Italia sempat dikabarkan meminati jasanya. Akan tetapi, sampai mendekati tenggat penutupan bursa transfer pada 2 September, tak ada kabar resmi yang mengarah pada kesepakatan. Situasi ini membuat Hilgers berada di posisi sulit.

FC Twente tampaknya juga sudah bersiap melepas Hilgers. Klub asal Enschede itu baru-baru ini mendatangkan Stav Lemkin, yang diplot sebagai pengganti langsung di lini belakang. Dampaknya, pelatih Joseph Oosting tidak lagi memainkan Hilgers, baik di laga pramusim maupun kompetitif.

Meski masih ikut berlatih bersama skuad utama, menit bermain Hilgers kini benar-benar hilang. Oosting menegaskan hanya ingin mengandalkan pemain yang siap berkomitmen penuh untuk klub musim ini.

Di tengah ketidakpastian ini, pintu darurat terbuka dari Telstar, klub promosi Eredivisie. Pelatih mereka, Anthony Correia, menyatakan siap menampung Hilgers jika sang bek gagal menemukan klub baru.

“Musim ini pembicaraan transfer tidak berjalan semudah musim lalu. Kami memang masih mencari penguatan. Tahun lalu, kami juga baru mendapatkan beberapa pemain di hari terakhir, seperti Jeff Hardeveld, Reda Kharchouch, dan Mo Hamdaoui. Jadi kalau Mees tidak menemukan klub, dia sangat kami sambut dengan tangan terbuka,” ujar Correia.

Bagi Telstar, kehadiran Hilgers akan menjadi tambahan penting untuk memperkokoh lini belakang demi menjaga asa bertahan di kasta tertinggi. Sementara bagi Hilgers, opsi ini bisa menjadi solusi pragmatis agar kariernya tidak terhenti hanya karena gagal mendapatkan klub idaman.

Hilgers sudah 14 tahun bersama FC Twente, sejak menimba ilmu di akademi klub hingga tembus ke tim utama. Kini, kariernya sampai pada titik krusial: apakah ia akan melangkah menuju klub top Eropa seperti yang diimpikan, atau memilih jalan realistis bersama Telstar demi menit bermain dan keberlangsungan karier?

Jawaban atas masa depan Hilgers akan segera terungkap sebelum jendela transfer resmi ditutup.(tim)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *