Presiden Prabowo Resmikan 6 Kodam Baru, Perkuat Pertahanan di Wilayah Strategis Indonesia

admiin
9 Agu 2025 20:26
2 menit membaca

PerKlik.com- Tentara Nasional Indonesia (TNI) menambah enam Komando Daerah Militer (Kodam) baru di sejumlah wilayah strategis pada tahun 2025. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pertahanan dan memperluas jangkauan komando TNI Angkatan Darat di berbagai daerah.

Peresmian enam Kodam baru tersebut akan dilakukan Presiden Prabowo Subianto dalam Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer yang digelar di Batujajar, Jawa Barat, Minggu (10/8/2025). Presiden Prabowo dijadwalkan menjadi Inspektur Upacara, sekaligus melantik enam Panglima Kodam (Pangdam) yang akan memimpin satuan baru tersebut.

Enam Kodam Baru dan Wilayah Kewenangannya

Berdasarkan data yang diterima Perklik.com, berikut daftar enam Kodam yang akan diresmikan beserta wilayah kekuasaannya:

1. Kodam XIX/Tuanku Tambusai – membawahi wilayah Riau dan Kepulauan Riau.

Dipimpin Mayjen Agus Hadi (saat ini Danpussenarmed).

2. Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol – membawahi wilayah Sumatera Barat dan Jambi.

Dipimpin Mayjen Arief Gajah Mada (saat ini Aspers KSAD).

3. Kodam XXI/Radin Inten – membawahi wilayah Lampung dan Bengkulu.

Dipimpin Mayjen Kristomei Sianturi (saat ini Kapuspen TNI).

4. Kodam XXII/Tambun Bungai – membawahi wilayah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.

Dipimpin Mayjen Zainul Arifin (saat ini Warek Bidang Kerja Sama, Kelembagaan, Inovasi, dan Teknologi Unhan).

5. Kodam XXIII/Palaka Wira – membawahi wilayah Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat.

Dipimpin Mayjen Jonathan Binsar Parluhutan (saat ini Aslat KSAD).

6. Kodam XXIV/Mandala Trikora – berpusat di Merauke, Papua Selatan.

Dipimpin Mayjen Lucky Avianto (saat ini Pa Sahli Tk.III Bidang Hubint Panglima TNI).

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menegaskan, pembentukan Kodam baru ini merupakan bagian dari strategi memperkuat pertahanan negara, mempercepat respon militer, dan memastikan keamanan di wilayah perbatasan maupun daerah rawan konflik.

Penunjukan enam Pangdam baru ini telah tertuang dalam Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1033/VIII/2025 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI.

Selain memperkuat pertahanan, pembentukan Kodam baru ini diharapkan mampu meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah dan mempercepat penanggulangan bencana di wilayah masing-masing.

Upacara peresmian yang akan digelar di Batujajar diperkirakan menjadi salah satu momen bersejarah dalam perjalanan TNI, mengingat penambahan enam Kodam sekaligus merupakan langkah besar dalam reformasi struktur komando. Kehadiran Presiden Prabowo sebagai Inspektur Upacara menandakan komitmen kuat pemerintah terhadap modernisasi dan penguatan pertahanan nasional. (tim)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    blank