
PerKlik.com – Sebuah insiden serius terjadi di wilayah Muaro Hemat, Kabupaten Kerinci, Sabtu dini hari (17/5/2025) sekitar pukul 01.05 WIB. Sebuah tiang Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) berkapasitas 150 kiloVolt yang menghubungkan jaringan ke Gardu Induk Sungai Penuh roboh akibat cuaca ekstrem. Peristiwa ini menyebabkan gangguan pasokan listrik di sebagian besar wilayah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.
Dampaknya, terjadi pemadaman listrik meluas di wilayah terdampak, termasuk fasilitas publik, perkantoran, serta area permukiman. Beberapa rumah sakit dan layanan dasar juga terdampak, meskipun sebagian besar kini telah menggunakan genset sebagai langkah darurat.
PLN melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Jambi menyampaikan bahwa proses pemulihan akan dilakukan secara bertahap dengan estimasi waktu perbaikan maksimal lima hari ke depan, tergantung kondisi cuaca dan medan di lokasi. Saat ini, tim teknis sedang fokus melakukan penanganan awal dan pengecekan struktur tiang yang roboh, termasuk mendatangkan material pengganti ke lokasi.
“Kami memperkirakan perbaikan penuh dapat diselesaikan dalam waktu lima hari, jika tidak ada kendala besar. Tim kami terus bekerja 24 jam dengan dukungan dari berbagai unit PLN dan instansi daerah,” ujar perwakilan dari PLN UPT Jambi.
Sambil menunggu perbaikan jalur transmisi utama, PLN juga melakukan langkah-langkah mitigasi, seperti pemasangan genset di lokasi strategis dan fasilitas layanan publik. Ini dilakukan untuk memastikan aktivitas vital masyarakat tetap bisa berjalan.
Selain itu, tim dari Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sungai Penuh saat ini sedang menuju pembangkit WSE/KMH untuk melakukan manuver jaringan. Langkah ini bertujuan menyuplai listrik ke wilayah Sanggaran Agung dan Tamiai, dua kawasan yang juga terdampak pemadaman.
PLN juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah, BPBD, dan aparat keamanan setempat untuk mempercepat proses pemulihan. Dukungan logistik dan pengamanan di sekitar lokasi robohnya tiang SUTT juga sudah mulai diterapkan guna memperlancar proses perbaikan.
Pihak PLN meminta masyarakat untuk tetap tenang dan bijak dalam menggunakan energi listrik saat pasokan mulai dipulihkan secara bertahap. “Mohon bersabar, kami berkomitmen untuk memulihkan seluruh pasokan listrik secepat mungkin,” ujar pejabat dari PLN ULP Sungai Penuh.
Peristiwa robohnya tiang SUTT 150 kV ini menjadi pengingat pentingnya mitigasi risiko terhadap cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi. Meski situasi ini mengganggu aktivitas masyarakat, seluruh tim teknis PLN telah siaga penuh di lapangan untuk menyelesaikan pemulihan dalam waktu maksimal lima hari.
Informasi perkembangan akan terus diperbarui secara resmi melalui kanal-kanal komunikasi PLN dan Pemerintah Daerah.(Tim)
Tidak ada komentar