Rp 700 Juta Habis, Jalan Tani Benik Dipertanyakan

admiin
24 Jul 2025 20:57
Daerah 0 2582
1 menit membaca

KERINCI – Kinerja Kepala Desa Benik, Kecamatan Keliling Danau, Kabupaten Kerinci, Rano Karno, tengah jadi sorotan. Selama tiga tahun anggaran berturut-turut sejak 2022 hingga 2024, total dana sebesar Rp 700 juta lebih dihabiskan untuk kegiatan pemeliharaan jalan usaha tani.

Rinciannya, tahun 2022 dialokasikan sebesar Rp 126 juta, tahun 2023 melonjak menjadi Rp 389 juta, dan pada 2024 kembali dianggarkan Rp 200 juta. Nilai yang dianggap tidak wajar ini menimbulkan dugaan mark-up anggaran oleh kepala desa.

Yudi, seorang aktivis dari LSM Reaksi, menyampaikan keprihatinannya dan berencana melaporkan dugaan ini kepada aparat penegak hukum.

“Kami duga kuat terjadi korupsi dana desa dalam kegiatan pemeliharaan jalan usaha tani. Biarlah pihak berwenang yang menyelidiki kebenarannya,” ujar Yudi.

Berdasarkan penelusuran ke laman resmi desa, angka anggaran tersebut sesuai dengan laporan yang diunggah. Namun, publik mempertanyakan realisasi fisiknya di lapangan.

Upaya konfirmasi kepada Kades Rano Karno belum membuahkan hasil. Saat didatangi ke kantor desa pada Selasa (22/7/2024), kantor dalam kondisi tertutup.

Warga menyebut, kantor desa memang sering tutup dan sulit diakses masyarakat.

Kasus ini menambah daftar panjang dugaan penyalahgunaan dana desa di Kabupaten Kerinci, setelah sebelumnya juga terjadi penggeledahan kantor dan rumah Kades Muara Hemat oleh Kejaksaan.(*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *